Koperasi Pegawai Pengayoman Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kudus baru saja mengukir sejarah dengan penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang penuh makna untuk tahun buku 2025. Acara yang berlangsung khidmat di aula Rutan pada Kamis (19/2) ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan wujud nyata dari komitmen transparansi dan akuntabilitas pengurus kepada seluruh anggota.
Kehadiran para pemangku kepentingan koperasi dari Kabupaten Kudus, termasuk perwakilan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kudus, Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKP RI), serta perwakilan dari Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM (Perinkop) Kabupaten Kudus, turut memperkaya makna acara. Kehadiran mereka juga menjadi garda terdepan dalam supervisi dan apresiasi terhadap kepatuhan administratif koperasi Rutan Kudus dalam menjalankan amanat undang-undang.
Kepala Rutan Kudus, Anda Tuning Supiluhu, dalam sambutannya yang penuh semangat, menyoroti peran krusial koperasi sebagai pilar utama kesejahteraan bagi seluruh pegawai. Beliau tidak henti-hentinya mengapresiasi kinerja luar biasa para pengurus yang berhasil menjaga stabilitas keuangan organisasi, bahkan di tengah gejolak tantangan ekonomi yang melanda.
"RAT ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud transparansi dan akuntabilitas pengurus kepada anggota. Saya berharap koperasi terus berinovasi, tidak hanya dalam urusan simpan pinjam, tapi juga pengembangan unit usaha yang lebih kreatif demi kesejahteraan bersama, " ujar Anda Tuning Supiluhu dalam arahannya.
Senada dengan semangat yang diusung Kepala Rutan, Ketua Koperasi Rutan Kudus, Muhammad Himmatul Ala, dengan gamblang memaparkan laporan pertanggungjawaban yang komprehensif di hadapan seluruh anggota dan tamu undangan. Ia dengan bangga menjelaskan bahwa tahun ini koperasi mencatatkan pertumbuhan yang sangat positif, baik dari sisi aset yang terus meningkat maupun partisipasi aktif anggota yang kian membaik.
"Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Karutan selaku pembina dan seluruh anggota. Masukan dari Dekopinda dan Dinas Perinkop akan menjadi catatan penting bagi kami untuk meningkatkan standar pelayanan dan profesionalisme tata kelola koperasi ke depannya, " tutur Muhammad Himmatul Ala.
Acara yang sarat makna ini ditutup dengan sesi diskusi yang interaktif, dilanjutkan dengan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) secara simbolis yang menjadi bukti nyata keberhasilan koperasi. Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya pembagian doorprize yang menambah keceriaan suasana. Dengan suksesnya penyelenggaraan RAT ini, Koperasi Rutan Kudus sekali lagi membuktikan diri sebagai lembaga yang tidak hanya sehat secara finansial, tetapi juga kokoh dalam kepatuhan terhadap regulasi.

David Fernanda Putra