Kudus — Komitmen dalam menjunjung tinggi hak beragama terus ditunjukkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kudus. Pada momentum peringatan Jumat Agung dan Hari Raya Paskah, Rutan Kudus memastikan warga binaan beragama Nasrani tetap dapat menjalankan ibadah dengan khidmat, aman, dan penuh makna di tengah keterbatasan, Jum'at (03/04). Langkah ini menjadi wujud nyata pelayanan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga penghormatan terhadap hak-hak dasar setiap warga binaan.
Kegiatan ibadah dilaksanakan di ruang yang telah disediakan oleh pihak Rutan dengan suasana yang aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan lancar serta tetap mengedepankan pengamanan sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Rutan Kudus, Anda Tuning Supiluhu, menyampaikan bahwa pemenuhan hak beribadah merupakan bagian dari komitmen dalam memberikan pelayanan yang adil dan humanis kepada seluruh warga binaan.
“Peringatan Jumat Agung dan Paskah ini menjadi momentum bagi warga binaan untuk memperkuat keimanan dan melakukan refleksi diri. Kami berkomitmen untuk terus menjamin hak beragama bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali, ” ujar Anda Tuning.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam pembinaan kepribadian, sehingga diharapkan warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Rutan Kudus kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang humanis serta menghormati hak-hak dasar warga binaan, termasuk dalam menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya. Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

David Fernanda Putra