Telur Asin Rutan Kudus: Bekal Mandiri Warga Binaan

    Telur Asin Rutan Kudus: Bekal Mandiri Warga Binaan
    Dok. Humas Rutan Kudus

    KUDUS - Di balik jeruji besi Rutan Kelas IIB Kudus, semangat baru bersemi. Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kini tak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga giat mengasah diri dalam program Bimbingan Kerja (Bimker) pembuatan telur asin. Sebuah inisiatif yang menghadirkan secercah harapan dan bekal berharga untuk kembali ke pelukan masyarakat.

    Kegiatan yang dilangsungkan pada Jumat (24/10) ini, merangkum seluruh tahapan krusial dalam menciptakan olahan telur asin yang lezat. Mulai dari cermat memilih telur berkualitas, membersihkannya dengan teliti, merendamnya dalam ramuan garam dan batu bata yang khas, hingga proses pemasakan yang sempurna. Harapannya, setiap butir telur asin yang tercipta mampu menggoda selera masyarakat dengan cita rasa autentiknya.

    Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Anda Tuning Supiluhu, tak henti-hentinya menekankan signifikansi program keterampilan ini. Beliau mengungkapkan,

    rutan kudus telur asin wirausaha kemandirian pembinaan narapidana keterampilan kerja
    David Fernanda Putra

    David Fernanda Putra

    Artikel Sebelumnya

    Rutan Kudus Perkuat Manajemen Krisis Komunikasi...

    Artikel Berikutnya

    Anggaran 2026: Kunci Sukses Program Kemenkumham...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional

    Ikuti Kami