Di tengah kesibukan rutinitas, Masjid At Taubah Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kudus menjadi saksi bisu penguatan spiritual bagi 18 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Kamis malam (6/10). Suasana khidmat menyelimuti saat mereka berkumpul untuk melaksanakan kegiatan rutin malam Jumat.
Perjalanan spiritual ini diawali dengan pelaksanaan sholat Maghrib berjamaah, sebuah ritual yang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Setelah itu, keheningan dilanjutkan dengan lantunan doa dan tahlil bersama, dipimpin langsung oleh Kasubsi Pengelolaan Rutan Kudus, Moh. Riza Aliyafi. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi para WBP untuk merenung dan memohon ampunan.
Moh. Riza Aliyafi menekankan betapa vitalnya pembinaan rohani bagi setiap individu yang berada di Rutan Kudus. Ia melihat kegiatan ini sebagai fondasi penting dalam membentuk kembali pribadi yang lebih baik.
"Diawali dengan sholat maghrib berjamaah dan dilanjut dengan doa serta tahlil bersama warga binaan, ini merupakan salah satu langkah kami dalam pembinaan rohani. Kegiatan pembinaan rohani ini penting bagi warga binaan dalam membentuk karakter", jelas Riza.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sholat Maghrib berjamaah hingga doa dan tahlil bersama, berjalan dengan lancar dan penuh ketenangan. Faktor keamanan senantiasa menjadi prioritas utama, memastikan suasana yang kondusif bagi seluruh peserta.

David Fernanda Putra