KUDUS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kudus tak hanya berupaya menegakkan kedisiplinan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam memajukan ekonomi kreatif daerah. Bukti nyata ditunjukkan melalui partisipasi mereka dalam ajang bergengsi Purworejo Expo 2026, sebuah gelaran istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo. Kehadiran Rutan Kudus di pameran ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah pernyataan tegas tentang keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dijalankan.
Produk unggulan yang diboyong Rutan Kudus ke Purworejo Expo 2026 adalah Krupuk Puli, hasil karya tangan terampil Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Keikutsertaan ini merupakan buah kolaborasi erat dengan jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jawa Tengah. Bertempat di lokasi strategis Jalan R.A.A Tjokronegoro, stand Rutan Kudus sukses menarik perhatian pengunjung dengan deretan produk lokal yang tak kalah berkualitas.
Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Anda Tuning Supiluhu, menegaskan esensi di balik partisipasi ini. Baginya, ini adalah momen pembuktian atas keberhasilan program pembinaan kemandirian yang telah dirancang dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.
"Kami membawa Krupuk Puli asli produksi warga binaan Rutan Kudus untuk diperkenalkan di kancah yang lebih luas. Melalui Purworejo Expo 2026, kami ingin memperlihatkan bahwa produk buatan teman-teman WBP memiliki daya saing tinggi, higienis, dan layak dinikmati masyarakat luas, " ujar Kepala Rutan Kudus.
Lebih lanjut, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kudus, Abdul Aziis Sinung Wibowo, membeberkan alasan pemilihan Krupuk Puli sebagai primadona. Kualitas rasa yang otentik dan konsistensi produksi yang telah teruji menjadi faktor penentu.
"Krupuk Puli kami memiliki cita rasa gurih yang khas dan teknik pengolahan yang terjaga kualitasnya. Di ajang ini, antusiasme pengunjung cukup luar biasa. Hal ini tentu menjadi suntikan semangat bagi para warga binaan kami di Kudus untuk terus berinovasi dan produktif meski berada di balik jeruji besi, " jelas Kasubsi Pelayanan Tahanan.
Partisipasi Rutan Kudus dalam skala besar seperti Purworejo Expo 2026 diharapkan tidak hanya mendongkrak citra positif warga binaan, tetapi juga membuka gerbang peluang pasar yang kian lebar bagi produk-produk yang dihasilkan di dalam lembaga pemasyarakatan. Seluruh rangkaian pembukaan Purworejo Expo, yang dimulai sejak Rabu (11/02), dilaporkan berjalan lancar, aman, dan kondusif.

David Fernanda Putra